Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menjamin keberlanjutan pendidikan anak-anak terlantar yang ada di daerahnya, sebab ini amanah peraturan daerah (Perda) tentang perlindungan anak terlantar yang baru saja disahkan.

Menurut dia dengan dikeluarkannya Perda ini, maka wajib bagi pemerintah daerah memfasilitasi pendidikan anak-anak terlantar di daerah ini, termasuk perlindungan tempat tinggalnya.

"Kita berharap tidak ada lagi anak yang putus sekolah di daerah kita ini, karena pemerintah kota akan menjamin keberlangsungan pendidikan mereka termasuk perlindungan tempat tinggal," ujarnya di Banjarmasin, Senin (2/1/2017).

Dia menyatakan, realisasi pelindungan anak terlantar di daerah ini secepatnya tahun ini, utamanya merumuskan sistemnya yang baik bagi pembinaan mereka kedepan.

"Memang secara rinci kita belum memiliki data berapa anak yang masuk katagore terlantar itu, yang banyak diketahui itu anak jalanan," ucapnya.

Sebenarnya, kata dia, sudah dilakukan beragam upaya untuk melakukan pembinaan terhadap anak jalan, tentunya yang terjaring razia penertiban masalah sosial.

"Tapi memang pembinaannya setelah dilakukan penjaringan itu hanya sekitar 20 hari, harusnya berlanjut dengan pengawasan baik agar mereka tidak menjadi anak jalanan tanpa sekolah," paparnya.

Ia menyebutkan, bahwa tidak mesti anak-anak jalanan itu adalah warga Banjarmasin, karena kota ini adalah kota terbuka sehingga arus barang hingga orang tidak semuanya terawasi.

"Tapi yang pastinya, anak-anak yang berada di daerah ini wajib dilindungi, darimana pun mereka datang, utamanya pendidikan dan tempat tinggalnya," tuturnya.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin Dedy Supian menyatakan, pemerintah kota harus membangun fasilitas yang representatif bagi tempat perlindungan anak terlantar ini, sebab ini yang terpenting.

"Jadi mereka akan mudah diawasi, sebab kalau tidak demikian akan sulit menjalankan program ini," ujar anggota komisi IV tersebut.

Dedy yang merupakan politisi PKB tersebut menyatakan, anak terlantar tersebut tidak hanya yang yatim atau piatu tanpa rumah dan kasih sayang keluarga, tapi juga yang tidak dapat disekolahkan orangtuanya karena ketiadaan biaya.

"Jadi memang harus berarti luas katagori anak terlantar ini, sebab daerah kita harus betul-betul menjamin pendidikan generasi selanjutnya," ujar Dedy.

Bagaimana pun, kata dia, harus diresapi semua, bangsa yang kuat kalau generasinya kuat pula, yakni pintar-pintar.

Pengurus

NO REKENING

Bank BNI 0267924687

An. Yayasan Nur Sahabat

Cabang Kramat

Who's Online

We have 64 guests and no members online